wb_sunny

Breaking News

Gubernur Jambi : Provinsi Jambi Akan Banyak Berbenah di Kancah Nasional Serta Utamakan Sektor Pertanian

Gubernur Jambi : Provinsi Jambi Akan Banyak Berbenah di Kancah Nasional Serta Utamakan Sektor Pertanian

 

Potretjambi.com, Jambi -  Provinsi Jambi menginjak usia ke 65 tahun. Dengan perubahan kepemimpinan terbaru, Gubernur Jambi Al Haris yakin di eranya Jambi akan banyak berbenah dan menggeliat di kancah nasional bahkan lebih, dengan mengutamakan sektor pertanian yang jadi unggulan utama.

Tetapi tetap dalam jalur berbenah ini tetap ada yang perlu selalu dievaluasi, agar mencapai level menuju Provinsi yang maju.

Menurut Pakar Ekonomi Jambi Prof. Dr. H. Haryadi, SE, MMS menyatakan, yang perlu dilakukan Jambi saat ini membuat hilirisasi produk pertanian. Pasalnya saat ini produk pertanian dalam bentuk mentah ke daerah luar.

Ia mengungkapkan, wacana hilirisasi sudah muncul sejak 20 tahun lalu, namun realisasinya belum muncul. “Pemprov dalam hal ini Pak Gubernur dan Wagub harus beri perhatian serius terhadap hilirisasi ini, karena juga akan menambah nilai jual dan tak bergantung harga pasar,” akunya.

Pria yang juga menjabat Direktur Pascasarjana Universitas Jambi ini juga mengharapkan agar pekerjaan yang diprioritaskan Provinsi Jambi dengan babakan watu tertentu harus selesai sesuai target. Ini penting, lantaran pemerintah telah merencanakan pekerjaan sesuai dengan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang atau yang dikenal dengan proyek tahun jamak (multiyears). “Pemerintah harus jujur, dengan konsep pembangunannanya, mana yang bisa selesai 1 tahun atau juga diselesaikan dengan skema multiyears. Yang penting pekerjaan yang memang tak bisa diselesaikan 1 tahun anggaran jangan diperpendek pengerjaannya,” ingatnya.

Terlebih kata dia, pemerintah dihadapkan dengan keterbatasan anggaran yang ada. Sehingga perlu cermat betul dalam memperhitungkan pekerjaan pembangunan Jambi tanpa menghilangkan prioritas ekonomi kerakyatan yang ada. “Juga harus memikirkan sumber pendapatan baru, agar banyak program yang bisa tercover lagi di tahun selanjutnya,” ungkapnya.

Gubernur Jambi Al Haris menyatakan, pasca Covid-19 di tahun 2022 semua sektor diharapkan dapat bergerak. Ia yakin ekonomi Jambi akan bergerak mulai dari pertanian, hingga jasa lainnya. “Namun pergerakan ini tetap dalam konteks kita menjaga protokol kesehatan, artinya semua sektor sudah mulai buka, dengan catatan harus terbiasa disiplin prokes seperti ini,” akunya.

Haris, mengakui mulai 2022 Jambi akan cenderung kembali ke sektor pertanian selaku sektor paling dominan mengangkat pendapatan Jambi. Haris meyakini daerah yang pangannya kuat merupakan daerah yang bisa hadapi kondisi apapun. “Jika sektor ini bisa hidup maka sektor lainnya akan hidup juga. Kita telah buktikan sepanjang 2021 ini ada ekspor sekitar Rp6 Triliun. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan 2020 yang hanyar sekitar Rp3 Triliun. Sumbernya semua pertanian, ini yang diperhatikan,” akunya.

Sementara untuk pembangunan, sebelumnya Haris telah menyusun program berjangka. Seperti dalam waktu jangka panjang dengan lima proyek multiyears.

Didalam proyek tahun jamak itu terdapat tiga ruas jalan yang rusak berat yang jadi prioritas, yakni Talang Pudak- Suak Kandis (Muaro Jambi) senilai Rp280-an Miliar. Lalu ruas Simpang Pelawan- Sungai Salak-Pekan Gedang (Sarolangun) sekitar Rp286 Miliar, dan Teluk Nilau- Senyerang (Tanjab Barat). Direncanakan ruas ini akan tuntas ditangani mulai 2022 hingga 2024.
Lalu dua multiyears lainnya ada infrastruktur pendukung lainnya seperti stadion di Pijoan senilai Rp220 Miliar dan Islamic Center di arena eks MTQ untuk meningkatkan daya saing Jambi agar bisa jadi event nasional.

Sementara itu Ketua Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Jambi Bayu Anugerah meminta pemerintah dalam Provinsi Jambi untuk meningkatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM). “Ini yang perlu diperhatikan karena jumlah masyarakat yang bekerja produktif dengan lapangan kerja di Jambi saat ini tak berimbang. Perlu ditingkatkan lagi keterampilan bagi masyarakat agar bisa memanfaatkan potensi SDA yang ada. Setelah melatih skill masyarakat kita minta juga pemerintah membuka lowongan kerja yang bisa memenuhi potensi Jambi,” ucapnya.

Selain itu, Bayu meminta agar Pemerintah memperhatikan sektor pariwisata. Agar bisa diubah polanya menjadi pariwisata berbasis teknologi. “Apa kekurangan selama ini agar dipelajari dalam mengelola pariwisata Jambi, sebab Jambi dianugerahi wisata alam, budaya dan buatan,” jelasnya.
Juga ia menyoroti agar kedepan pemerintah menegakkan peraturan daerah yang ada. Seperti dalam hal tambang dan angkutan batubara di Jambi. “Tak boleh lagi ada toleransi atas pelanggaran yang dilakukan, harus terapkan peraturan yang ada,” ucapnya.
Ia menambahkan, khusus untuk kepemudaan Jambi dapat menjadi Provinsi yang layak pemuda. Terlebih ia mengakui, Gubernur saat ini sangat lincah dalam pekerja mengatasi polemik yang ada di Jambi. “Kedepan kita harap, pemikiran kami ini direalisasikan, untuk Jambi yang lebih baik lagi,” akunya. ( Red )

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment