Penderitaan yang Memerdekakan ( Good Friday )
By Walter MS,S.IP, 10 April 2020Potretjambi - Jumat Agung ( Good Friday ) merupakan hari penting dalam kalender Gerejawi, yaitu sebagai salah satu dari hari Tri Suci. Hari Trisuci sendiri terdiri dari Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung. Ketiga hari ini merupakan hari-hari penting di Agama Kristen Katolik saat menjelang Hari Paskah.
Tidak sedikit orang Kristen yang belum memahami makna Jumat Agung, kebanyakan umat Kristen hanya memperhatikan hari Paskah sebagai Hari Raya dan bahkan menganggap Jumat Agung sebagai hari Paskah. Jumat Agung Adalah Peristiwa dimana Tuhan Yesus Menebus Dosa Manusia, yang rela menderita dan disalibkan bagi kita orang berdosa, jadi jelas penderitaan yang memerdekakan kita Umat Manusia
Baik Jumat Agung dan Paskah, keduanya memiliki dasar peristiwa dan makna yang berbeda. hanya saja Kristen Katolik dan Protestan ada sedikit perbedaan dalam merayakan nya atau memperingatinya, Seperti yg terjadi di Kristen Protestan, Jumat Agung tetap dilaksanakan sampai pada puncaknya yaitu Hari Paskah, tepat hari ketiga Tuhan Yesus Kristus dibangkitkan, Tetapi umat Katolik Memulai nya dari Hari Rabu, yang biasa disebut Hari Trisuci.
Tapi baik Kristen Katolik ataupun Protestan merupakan satu kesatuan yaitu Orang yg Percaya Kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Anak Allah, yang oleh nya kita diselamatkan dan tidak akan binasa melainkan memperoleh hidup yg kekal seperti ada tertulis di kitab Yohanes 3:16 : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Maka dari itu, Paulus juga pernah mengatakan bahwa jika Tuhan Yesus Kristus tidak bangkit, maka sia-sialah ajaran yang dia sampaikan, karena apabila Tuhan Yesus Kristus tidak dibangkitkan, maka manusia belum memiliki kepastian akan keselamatan.
Tapi nyatanya, Tuhan Yesus Kristus bangkit pada hari yg ketiga, sehingga bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya akan bangkit bersama-sama dengan Tuhan Yesus Kristus dan mendapat hidup yang Kekal.
Editor : Walter Mondely S, S.IP

Post a Comment